Desain Akustik Home Theater Building

Tinjauan Masalah dan Metode Desain Akustik pada Home Theater

Membangun home theater adalah keinginan Bapak RL, seorang pengusaha muda yang bermukim di perumahan Pantai Indah Kapuk, Jakarta. Sudah sejak lama, beliau hobi menonton film dan biasanya pergi ke bioskop bersama keluarganya. Ada kalanya karena kesibukannya yang terlalu padat, beliau tidak sempat mengajak keluarganya jalan-jalan atau menonton bioskop untuk menikmati akhir pekan. Waktu memang tidak bisa dibeli, tetapi ruangan home theater dapat hadir sebagai solusi.

 

Melalui rekan bisnisnya, beliau disarankan agar segera membangun home theater di rumahnya. Lalu, rekannya itu menyarankan agar beliau menggunakan jasa kami karena rekam jejak kami dinilainya ideal dan bagus. Kepada kami, beliau mengungkapkan niatnya membuat home theater untuk dinikmati bersama keluarganya. Setelah beliau berkonsultasi, kami datang ke rumah beliau untuk melakukan analisis permasalahan akustik pada ruangan yang rencananya akan dijadikan sebagai home theater. Ruangan itu memiliki ukuran 10×5 meter dan tinggi sekitar 3.5 meter.

Sasaran Desain Akustik Ruang Home Theater

  • Mendesain insulasi suara agar suara dari dalam home theater tidak bocor keluar dan sebaliknya suara bising dari luar home theater juga tidak mengganggu ke dalam ruangan.
  • Melakukan desain akustik panel sehingga menghasilkan output sound dengan mutu kelas satu.
  • Mendesain lighting yang memberikan suasana nyaman dan rileks.
  • Mendesain interior home theater yang indah dan berkesan eksklusif.

Metode Pemasangan dan Desain Akustik Home Theater

  • Memasang dinding soundproofing dengan bahan dasar Acourete Mat Resin.
  • Memasang panel akustik portable untuk meningkatkan kualitas suara dengan Acourete Fiber Panel.
  • Melakukan kerja sama dengan supplier audio dan projector dalam pemasangan perangkat audio visual.
  • Menginstalasi lampu penerangan dan lampu dekoratif.
  • Mengerjakan finish interior sesuai dengan kesepakatan konsep desain akustik.

Sekitar periode pertengahan tahun 2012, kami memulai eksekusi project. Awalnya kami tidak dapat langsung melakukan pemasangan akustik. Rumah beliau saat itu masih sedang dalam proses renovasi. Dalam keadaan direnovasi, tentu itu akan mengganggu proses pemasangan akustik dan dapat mengakibatkan dua – tiga kali kerja ulang. Oleh sebab itu, kami menunggu dulu proses renovasi selesai agar memudahkan kami dalam melakukan pemasangan akustik. Semua ini demi efektivitas dan efisiensi.

Setelah renovasi rumah beliau rampung, kami melakukan proses estimasi dan simulasi ruangan. Kami melakukan diskusi dan menawarkan sebuah desain akustik yang selaras dengan ekspektasi home theater beliau. Salah satu bahasan diskusi awal, beliau menginginkan monitor screen berada di sisi kanan ruangan dari arah pintu masuk. Setelah mempertimbangkannya dari segala aspek, kami menyarankan agar monitor screen berukuran 150 inci itu diletakkan di depan dari arah pintu masuk. Mengapa demikian? Dikarenakan ruangan berukuran 10×5 meter dan tinggi 3.5 meter itu akan memunculkan kesan keleluasaan apabila monitor screen diletakkan pada dinding depan yang berukuran 5 meter. Beliau pun akhirnya setuju dengan konsep desain akustik dari kami. Untuk proses pengerjaannya sendiri, dibutuhkan waktu sekitar 4 bulan.

Proses Pengerjaan

Hasil Pemasangan dan Desain Akustik Home Theater

Bapak RL merasa nyaman dengan home theater di rumahnya sekarang. Suara di dalam ruangan dapat terkontrol dengan baik. Tidak ada kebocoran suara keluar yang dapat mengganggu aktivitas lain di dalam rumah. Bahkan, beliau bercerita bahwa sekali waktu pernah menyaksikan adegan film di mana situasi dalam film itu sedang turun hujan. Beliau agak terkejut dan mengira hujan benar-benar turun di luar rumahnya. Setelah mengecek keluar ruangan home theater, ternyata langit saat itu sedang cerah-cerahnya. Suara hujan dalam ruangan home theater memang murni berasal dari film yang sedang ditonton beliau. Dengan begitu, berarti kami berhasil memberikan kesan yang baik dalam project home theater ini. Beliau sekarang menjadi lebih rutin menghabiskan waktu bersama anak dan istrinya. Baginya, menyaksikan film atau video konser musik di home theater adalah aktivitas yang menyenangkan. Waktu luang adalah waktu yang berharga untuk bercengkrama bersama keluarga tercinta.

Tampak Depan

Tampak Belakang

Untuk konsultasi, silakan isi form berikut atau hubungi kami di :

Related Projects
    Contact Us

    We're not around right now. But you can send us an email and we'll get back to you, asap.

    Start typing and press Enter to search