Semua insights
Perspective 15 Juli 2026 · 2 menit baca

Memahami Desain Pencahayaan Luar Ruang Bebas Polusi Cahaya untuk Bangunan Sehat

Apa Itu Polusi Cahaya?

A Oleh ALTA Integra
Memahami Desain Pencahayaan Luar Ruang Bebas Polusi Cahaya untuk Bangunan Sehat

Apa Itu Polusi Cahaya?

Kita sudah akrab dengan istilah polusi udara, air, dan tanah, namun tahukah kita bahwa cahaya pun bisa menjadi polutan?

Polusi cahaya atau photopollution adalah cahaya buatan manusia yang muncul pada malam hari. Hal ini terjadi akibat pancaran cahaya yang berlebihan serta arah dan penempatan lampu yang tidak tepat. Tanpa disadari, polusi cahaya dapat memengaruhi kesehatan manusia, mengganggu ekosistem, serta merusak pemandangan malam. Berikut komponen-komponen polusi cahaya:

Glare

– kecerahan berlebihan yang menyebabkan ketidaknyamanan visual

Skyglow

– menerangi langit malam di atas area berpenghuni

Light trespass

– cahaya yang menerangi area yang tidak dituju atau tidak dibutuhkan

Clutter

– kumpulan sumber cahaya yang terlalu terang, membingungkan, dan berlebihan

Gambar di atas mengilustrasikan berbagai komponen polusi cahaya serta seperti apa desain pencahayaan yang “baik”. (Gambar oleh Anezka Gocova, dalam “The Night Issue”, Alternative Journal 39: 5 (2013).

Polusi cahaya merupakan akibat dari pembangunan industri yang semakin pesat. Sumber polusi cahaya mencakup pencahayaan eksterior dan interior bangunan, papan reklame, properti komersial, perkantoran, pabrik, hingga lampu jalan atau taman.

Faktanya, banyak pencahayaan luar ruang yang digunakan pada malam hari tidak efisien, terlalu terang, tidak diarahkan dengan tepat, tidak tertutup dengan baik, dan memancarkan cahaya berlebihan. Jadi ini bukan hanya soal polusi cahaya, tetapi juga pemborosan energi.

Apa saja dampak negatif yang ditimbulkan oleh polusi cahaya?

Sebelum bola lampu ditemukan, kehidupan di bumi memanfaatkan cahaya alami seperti matahari, bulan, bintang, serta api. Kini dengan berbagai jenis lampu buatan, kegelapan malam bukan lagi masalah, namun pancaran cahaya berlebihan yang dihasilkan lampu buatan justru menimbulkan dampak negatif, di antaranya:

Meningkatkan konsumsi energi

Mengganggu ekosistem dan satwa liar

Membahayakan kesehatan manusia

Memengaruhi tingkat kriminalitas dan keamanan

Merusak pemandangan langit malam

Tanpa disadari, polusi cahaya memengaruhi perilaku dan kehidupan semua orang. Untungnya, kesadaran akan dampak negatif polusi cahaya semakin meningkat. Banyak kelompok masyarakat seperti ilmuwan, pemerhati lingkungan, arsitek, pemilik gedung, dan pemerintah yang berupaya meminimalkan polusi cahaya.

Bagaimana cara mengurangi polusi cahaya?

Yang dapat kita lakukan adalah “

mengurangi polusi cahaya

”, yang dalam Building Physics disebutkan sebagai berikut:

Menggunakan penutup atau reflektor agar cahaya efektif menerangi area yang dituju.

Merancang posisi lampu agar berkas cahaya diarahkan ke bawah, bukan ke arah langit

Meminimalkan penggunaan lampu sorot ke arah langit

Mengurangi pantulan cahaya dengan memanfaatkan tanaman

Mengurangi penggunaan lampu natrium berwarna kuning

Dengan menggunakan lampu secara efisien, setidaknya di lingkungan kita sendiri, kita tidak hanya membantu mengurangi polusi cahaya, tetapi juga membantu bumi dan langit tetap seperti seharusnya. Tidak ada kontribusi yang terlalu kecil untuk mewujudkan langit yang lebih baik. “Gunakan kekuatanmu untuk mewujudkan perubahan”

Sumber:

https://en.wikipedia.org/wiki/Light_pollution

http://www.darksky.org/light-pollution/

Terkait